Berita Utama

WAKIL BUPATI BANYUMAS MERESMIKAN PABRIK MIE SOHUN MILIK BUMDes M.A.S DESA KARANGPUCUNG KECAMATAN TAMBAK.

Dilihat : 574 Kali, Updated: Senin, 08 Oktober 2018
WAKIL BUPATI BANYUMAS MERESMIKAN PABRIK MIE SOHUN MILIK BUMDes M.A.S DESA KARANGPUCUNG KECAMATAN TAMBAK.

BUMDes Makmur Adil Sejahtera (M.A.S) Desa Karangpucung Kecamatan Tambak Kab. Banyumas pada pertengahan bulan September 2018 telah selesai 100 % membangun pabrik mie sohun yang bekerjasama dengan UD. Bambu Sentosa, dimana usaha pabrik tersebut diberi nama UD.Alhamdulillah dan beralamatkan di Desa Karangpucung RT 03 RW 03 Kec. Tambak Kab. Banyumas.

Bertempat di halaman pabrik mie sohun pada Tanggal 29 September 2018 dilaksanakan Peresmian Pabrik Mie Sohun dan Pelepasan Pengiriman Mie Sohun Pertama ke Semarang oleh Wakil Bupati Banyumas Drs.H.Sadewo Tri Lastiono, menurut wabup dengan dibangunnya pabrik mie sohun Milik BUMDes yang Pertama ada di indonesia ini otomatis mensukseskan program pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan ekonomi masyarakat desa dengan membuka  lapangan kerja bagi masyarakat lokal, harapanya akan terwujud desa yang mandiri dan masyarakatnya sejahtera.

Menurut kepala Desa Karangpucung Unang Sumadi, saat ini pabrik sohun mampu menyerap 35-50 orang pekerja dan permodalan berasal dari Penyertaan Modal Desa dari Anggaran Dana Desa Tahun 2018 sebesar Rp.300.000.000,- dan dibuat agreement/akta riil kerjasama dengan UD. Bambu Sentosa yang merupakan Pengusahan Putra Asli Desa Karangpucung yang menekuni usaha Pabrik Mie Sohun, dimana mereka sudah malang melintang selama bertahun-tahun di dunia per sohunan Jawa Tengah, dengan ditandatangani kesepakatan kerjasama antara BUMDes M.A.S dengan UD. Bambu Sentosa  harapannya UD. Alhamdulillah bisa langsung berproduksi dan tidak kesulitan dalam hal pemasaran produk.

Dikantor Pabrik menurut Manajer keuangan Pabrik Mie Sohun UD.Alhamdulillah Vita Marshinta Dewi, saat ini omzet produksi mie sohun sudah mencapai 9 ton dimana kapasitas maksimal produksi bisa mencapai 12 ton, namun hal tersebut masih diupayakan dengan menambah ancak/papan penjemuran hingga 2000 buah ancak, kemudian dilaksanakan pelatihan tenaga kerja serta inovasi dan penelitian teknologi produksi mie sohun, jika dilihat dari segi pemasaran saat ini UD.Alhamdulillah memasarkan produk ke Semarang, Kudus, Wonogiri, Cilacap dan lokal Banyumas, dimana permintaan pasar saat ini mencapai 25 ton dan untuk memenuhi permintaan tersebut idealnya BUMDes M.A.S melalui UD.Alhamdulillah berencana membangun pabrik satu atau dua unit lagi, namun masih dalam rencana sasaran pengembangan usaha manajeman 2 atau 3 tahun kedepan, saat ini manajeman masih fokus untuk penataan manajeman dan pemasaran supaya bisa berproduksi secara optimal dan memenuhi kebutuhan Pasar.

Menurut Perwakilan dari Dinsospermasdes Kab. Banyumas Oentoeng Sugiarto Kabid PESDATTG saat ini baru BUMDes M.A.S Desa Karangpucung Kec. Tambak yang membangun Pabrik Mie Sohun, harapannya dengan beroperasinya pabrik bisa mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat melalui program pemberdayaan masyarakat, semoga desa-desa lain di Kabupaten Banyumas bisa semakin bersemangat dan terinspirasi untuk mengembangkan BUMDes di desa masing-masing.

Terpisah Camat Tambak Dwi Irawan Sukma menjelaskan saat ini di Kecamatan Tambak untuk BUMDes tergiat dalam menjalankan usahanya adalah BUMDes M.A.S Desa Karangpucung diikuti kemudian dari Desa Buniayu, dilain waktu menurut Sekretaris Desa Karangpucung Kris Hardian TS menambahkan bahwa dengan adanya BUMDes yang aktif secara otomatis kemajuan desa di sektor ekonomi dan insfrastruktur akan terwujud secara bersamaan, apalagi penyertaan modal berasal dari Dana Desa yang semakin besar penerimaannya setiap tahun dan dengan adanya kegiatan BUMDes masyarakat bisa langsung merasakan manfaat Dana Desa dari Pemerintah Pusat.

Direktur BUMDes M.A.S Edi Prasetyo, menuturkan selain di sektor manufaktur BUMDes M.A.S Desa Karangpucung rencananya akan melebarkan sayap usahanya di bidang Pasar Desa, air minum, agro wisata serta persewan alat dan jasa pada Tahun 2019 dan In Shaa Allah akan di support penyertaan modal desa kembali sebesar Rp.400.000.000,-, mohon doa restu dan dukungannya dari masyarakat Desa Karangpucung, tokoh masyarakat, ulama dan Instansi Pemerintahan semoga bisa menjalankan usaha BUMDes M.A.S dengan prinsip GCG (Good Corporate Government) yang transparan dan akuntable, serta diberikan kesuksesan dan kelancaran usaha. (khts)

Komentar